Tiips membuat buku

Tips membuat buku untuk penulis pemula – Sebuah buku adalah perwujudan karya dari seorang penulis, karena dengan bukulah sang penulis bisa menuangkan pemikiran dan idenya untuk diterima dan dinikmati orang banyak. Seorang penulis bisa dikenal dan dihormati dari karya-karyanya, pengaruhnya juga bisa besar dan suaranya akan didengar. Namun, Menulis buku bukanlah hal yang mudah, tapi bukan juga hal yang terlalu sulit. Nah, untuk kamu yang mau menulis buku terlebih buku pertamamu.. berikut ini adalah beberapa tipsnya. Simak tips membuat buku ini sampai selesai yaa.

 

  1. Pahami struktur kepenulisan

Sebelum mulai menulis, pahamilah terlebih dahulu struktur kepenulisan sebuah buku. Sebuah naskah haruslah ditulis secara terstruktur.. mulai dari pengetahuan dasar, sejarah, metode dan pembahasan yang masing-masing dilengkapi dengan bab, sub bab, dan sub-sub bab. Kamu juga harus menempatkan sub pembahasan yang tepat, artinya pembahasan dituliskan secara berurutan dengan urutan seberarnya. Selain itu, kelengkapan dari pembahasan itu sendiri juga sangat penting dan pastikan semuanya lengkap sesuai dengan judul sub babnya.

 

  1. Buat kerangka yang jelas

Membuat kerangka buku adalah langkah pertama yang tentu saja harus dilakukan oleh penulis ketika ingin. Proses pembuatan kerangka tersebut akan mempermudah penulis untuk menuangkan gagasannya. Membuat kerangka buku mengandung maksud bahwa kita harus membuat alur dari isi buku yang ingin kita tulis. Kerangka buku ini haruslah sesuai dengan struktur kepenulisan seuah buku.

Coba ambil sebuah ide lalu kembangkan dan bagi-bagi menjadi beberapa bab. Setelah itu barulah jabarkan poin-poin dari setiap bab tersebut. Dengan begini, kamu akan lebih mudah dalam menetukan alur dan pembahasan dalam bukumu. Kamu bisa juga menambahkan data-data untuk memperkuat poin-poin pembahasanmu. Ohiya, pastikan Batasan materimu juga jelas agar pebahasannya tidak terlalu melebar.

 

  1. Tulis secara bab per bab

Kerangka buku sudah jelas, materinya sudah ditentukan batasan-batasannya , dan setiap bab dengan poinnya telah pasti, maka langkah selanjutnya adalah proses menulis. Nah, hal-hal yang dituliskan haruslah sesuai dengan kerangka yang sudah dibuat, meskipun nanti akan ada kemungkinan beberapa bagian yang mungkin dirasa tidak relevan akan diganti atau direvisi. Penulisan per bab ini memudahkan penulis dalam proses menulis karena terfokus pada satu bahasan/topik kecil (salah satu bagian dari tema keseluruhan). Dengan demikian, pembahasan sebuah topik atau poin bisa menjadi lebih detail dan terperinci

Nah..Pada proses ini, seorang penulis haruslah cermat dalam memilih data yang nantinya akan digunakan untuk mendukung argument atau poin-poin yang ada dalam bab. Penulis juga harus pandai dalam mengolah data agar data yang akan digunakan tetap relevan dan sesuai dengan kerangka tulisan yang telah dibuat sebelumnya.

 

  1. Lakukan evaluasi dan revisi

Evaluasi dan revisi adalah bagian yang tidak bisa lepas dari proses pembuatan seubah buku. Untuk melakukanm proses ini, bacalah kembali tulisanmu dari awal sampai akhir dengan memperhatikan beberapa hal dari mulai kata per kata, kalimat, paragraf, tanda baca, sitasi, hingga daftar pustaka. Hal ini amat penting untuk dilakukan agar tulisanmu yang sudah dibuat terhindar dari berbagai kesalahan penulisan yang mungkin dilakukan baik secara sadar maupun tidak sadar.

Saat melakukan kegiatan evaluasi dan revisi, posisikan dirimu sebagai pembaca agar prosesnya bisa dilakukan dengan objektif. Dalam proses ini kamu juga bisa melibatkan orang lain, dengan cara meminta orang lain membaca naskah yang telah kamu buat kemudian meminta umpan balik/feedback. Ini juga bisa memberikan bayangan tentang respon orang-orang yang nantinya akan membaca bukumu.

 

  1. Buat judul dan cover yang menarik

Kamu tentu pernah mendengar peribahasan “ don’t judge a book by it’s cover” atau jangan menilai buku dari sampul/covernya. Nah, itu bisa benar bisa salah.. tapi dalam konteks ini, hal yang pertama kali dilihat oleh calon pembaca tentu saja cover dan judulnya. Kalau mereka tidak tertarik, bagaimana merka mau untuk  membaca? Nah, jadi cover dan judul yang menarik ini adalah hal yang penting karena itu adalah ‘pintu masuk’ calon pembacamu.

Kamu bisa mencari referensi di internet atau buku dan kemudian mengambil inspirasi dari situ. Kalau kamu merasa kurang kompeten dalam mendesain cover buku, ada banyak jasa desain cover buku yang bertbaran dan bisa kamu gunakan. Tidak apa-apa mengeluarkan uang lebih, worth it kok.. Asal pilih desainer yang benar-benar kompeten yaa.

 

Nah, itu tadi adalah beberapa tips membuat buku, khususnya bagi kamu yang baru mau menulis buku pertamamu. Semoga bisa bermanfaat dan bisa diimplementasikan dalam penulisan dan pembuatan bukumu ya!

Ingin belajar menulis tapi bingung mulai dari mana?
Gabung aja ke Kelas Writer Alineaku.

BAYARNYA SEMAU MU lho!

Kapan lagi bisa ikut kelas menulis yang murah tapi dapet fasilitas yang banyak dan bahkan dibimbing hingga menghasilkan tulisan yang siap terbit.

Cara gabungnya gampang banget,
Cukup klik disini  atau langsung hubungi aja ke no WA 6285741670019.

Jangan lewatkan kesempatan untuk menjadi penulis yang hebat!

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *